Islam angat menganjurkan kepada pemeluknya untuk menaruh rasa hormat terhadap orang yang lebih tua dan menyayangi mereka yang lebih muda. Ini merupakan wujud dari akhlaqul mahmudah.
Banyak kaum muslim akhir-akhir ini yang kurang memberikan perhatian dalam penghormatan terhadap yang lebih tua dan kurang memberikan kasih sayang terhadap yang lebih muda. Sehingga ini memberikan pencitraan yang kurang baik terhadap Islam itu sendiri.
Dalam hal ini ada sebuah hadits diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan juga oleh Al-Hakim bahwa Rasulullah Saw bersabda:
"Barangsiapa tidak menaruh hormat pada orang yang lebih tua di antara kami atau tidak mengasihi yang lebih muda, tidaklah termasuk golongan kami"
Pernyataan dari Rasulullah Saw ini diharapkan dapat memberikan lecutan dan semangat agar hormat-menghormati dan sayang menyayangi menjadi bagian hidup kaum muslim dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan saling menghormati dan menyayangilah suasana harmonis, damai, rukun, dan kekeluargaan akan terpancar dalam kehidupan kaum muslim. Kita masih ingat bagaimana Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karramahullaahu Wajhah menghormati seorang lelaki tua yang notabene adalah orang Yahudi. Padahal waktu itu Sayyidina Ali r.a., sedang tergesa-gesa berangkat shalat shubuh berjamaah bersama Rasulullah Saw.